|
|
|
YONIF LINUD 330/ 1 KOSTRAD LATIHAN TERJUN DI KUALA NAMU |
|
|
|
|
Ditulis oleh penkostrad
|
|
Kamis, 23 Pebruari 2012 10:19 |
|
Ribuan warga antusias menyaksikan atraksi Terjun Statik yang dilakukan 232 prajurit Kostrad dari Yonif Linud 330 Tri Dharma Brigif 17/1 Kostrad di Bandara Internasional Kuala Namu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis 23 Februari 2012. "Sejak pukul 07.00 WIB, sekitar landasan pacu Bandara Kuala Namu sudah dipadati warga yang ingin menyaksikan para penerjun Kostrad," Pasukan yang diberangkatkan pada pukul 03.00 WIB dini hari tersebut mengunakan 4 pesawat angkut Hercules jenis C-130 dari Skuadron 31 Halim Perdana Kusuma. 2 pesawat Hercules C-130 long body dan 2 pesawat Hercules c-130 shot body. Latihan penerjuan ini dipimpin langsung oleh Danyonif Linud 330/ 1 Kostrad Letkol Inf Novi Rubadi Sugito. Tepat pada pukul 09.05 Wib seluruh prajurit yang terlibat penerjunan diterjunkan dari masing – masing pesawat dengan lancar dan aman tanpa hambatan sedikitpun. Persiapan yang matang dan tentunya latihan secara rutin yang dilaksanakan di basis membuat latihan terjun penyegaran ini tidak mengalami suatu kendala yang berarti serta membuktikan bahwa parjurit Kostrad siap diterjukan dimanapun dan kapanpun apabila ada trable spot di wilayah NKRI Latihan terjun Statik dalam rangkaian HUT ke-51 Kostrad tersebut turut disaksikan langsung Panglima Kostrad Letjen TNI A.Y Nasution, Dankodiklat Mayjen TNI gatot, Kasdiv 1 kostrad beserta pejabat pemkot dan ribuan warga sekitar Deli serdang. Latihan penerjunan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga sekitar yang sangat antusias menyaksikan latihan ini. Satu persatu prajurit yang keluar dari pintu pesawat diperhatikan dengan seksama dan expresi kekaguman, Suara tepuk tangan serta sorakan terdengar tak kala salah seorang penerjun berhasil turun dengan benar ditempat pendaratan Menurut Pangkostrad , kegiatan terjun payung itu merupakan latihan rutin dan program tahunan Kostrad untuk meningkatkan profesionalisme prajurit. Pada tahun 2011, kegiatan serupa yang mengerahkan prajurit dalam jumlah besar juga telah diselenggarakan di Dumai, Provinsi Riau. Pada akhir 2012, latihan tersebut akan dilanjutkan dengan latihan gabungan bersama TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara dengan jumlah prajurit lebih banyak. Sebagai salah satu unit pertahanan negara, Kostrad dapat melakukan latihan di berbagai daerah di tanah air.
|
|
PANGKOSTRAD SILATURAHMI KE Plt GUBERNUR SUMUT |
|
|
|
|
Ditulis oleh penkostrad
|
|
Kamis, 23 Pebruari 2012 10:13 |
|
Medan, (22/2). Panglima Kostrad Letjen TNI A.Y. Nasution mengunjungi Kantor Gubsu dalam rangka latihan Terjun Prajurit kostrad di Sumatera Utara. Dimana kunjungan Pangkostrad ini diterima oleh Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho, disela sela kunjungan tersebut Pangkostrad memberikan Cenderamata kepada Plt Gubsu. Pada kunjungan tersebut Panglima Kostrad didampingi oleh Pangdivif 2 Kostrad, Kasdivif 1 Kostrad, Aster Kaskostrad, Aslog Kaskostrad dan Kabintal Kostrad. Hadir juga mendampingi Walikota Medan H Rahudman Harahap, Bupati Sergai HT Erry Nuradi, perwakilan Bupati Deliserdang, Langkat dan Walikota Binjai. Plt Gubsu menyambut baik dipilihnya Sumut menjadi lokasi latihan terjun payung. Menurutnya, atraksi yang dilakukan pasukan Kostrad akan memberikan rasa bangga bagi masyarakat, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk masuk ke kesatuan TNI AD. Dikatakan, terpilihnya Kualanamu sebagai lokasi pertama penerjunan juga dianggap sebagai penghargaan bagi Sumut. Pasalnya, di lokasi tersebut sedang dilakukan pembangunan proyek bandara baru pengganti Polonia."Setidaknya bisa menjadi perhatian bersama bagi kita untuk percepatan pembangunannya," Menurut Pangkostrad , kegiatan terjun payung itu merupakan latihan rutin dan program tahunan Kostrad untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dan menjelaskan bahwa kostrad sebagai pasukan andalan TNI AD harus siap diterjunkan kapanpun dan dimanapun dan dalam semua kondisi.
|
|
|
|
|
|
|
Halaman 1 dari 81 |