PANGDIVIF 1 KOSTRAD ADAKAN KUNJUNGAN KERJA KE SATGAS PAMTAS RI-PNG YONIF 321/13/1 KOSTRAD

Kepentingan strategis pertahanan negara pada dasarnya untuk mewujudkan pertahanan negara yang mampu untuk menjaga kedaulatan dan melindungi keutuhan wilayah NKRI serta keselamatan bangsa Indonesia dari setiap ancaman, baik dari dalam maupun dari luar negeri sebagaimana diamanatkan dalam UU TNI Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Di dalam Pasal 7 UU TNI Nomor 34 Tahun 2004, diatur Tugas Pokok TNI diantaranya mengamankan wilayah perbatasan maupun mengatasi gerakan separatis bersenjata.

Wilayah Perbatasan RI-PNG yang membelah Pulau Papua merupakan wilayah yang harus dijaga dari kemungkinan ancaman yang mungkin timbul, baik yang berasal dari negara luar maupun ancaman yang datang dari dalam. Terhitung mulai Bulan Februari  2013 Satgas Yonif 321/13/1 Kostrad melaksanakan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG khususnya di sepanjang Sektor A Kolakops Rem 174/ATW.

Sebagai Panglima Divisi infanteri 1 Kostrad yang merupakan Satuan Induk Pembinaan Kekuatan Yonif 321/13/1, Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Daniel Ambat didampingi Danbrigif 13/1 Kostrad,  Asintel Kasdivif 1 Kostrad dan Asops Kasdam XVII/Cen, sejak tanggal 10 sampai dengan 13 April  2013  melaksanakan peninjauan langsung ke daerah penugasan operasi Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 321/13/1 Kostrad dalam rangka mengevaluasi pelaksanaan tugas Yonif 321.

Adapun tugas yang diemban Satgas Pamtas Yonif 321/13/1 Kostrad yaitu melaksanakan operasi pengamanan wilayah darat perbatasan RI – PNG; mengamankan dan menciptakan stabilitas keamanan di sepanjang Wilayah Perbatasan RI – PNG mulai Wilayah Koramil  1711-01/ Waropko sampai dengan Wilayah Koramil 1707-05/Muting; mencegah keluar masuk GSP/B di sepanjang perbatasan RI – PNG; mencegah pemindahan Patok Batas dengan melakukan Patroli dari pos menuju Patok Batas yang menjadi tanggung jawabnya; mencegah pelanggar pelintas batas wilayah kedua Negara melalui kegiatan patroli, pengendapan dan penempatan Pos pada titik kritis serta daerah rawan; mencegah terjadinya penyelundupan dan pencurian kekayaan alam di wilayah perbatasan; memberdayakan masyarakat sekitar perbatasan untuk menumbuhkan semangat bela Negara dan mematuhi hukum yang berlaku; mengamankan masyarakat dan lingkungannya dari pengaruh GSP; mengaktifkan Bintertas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai skala prioritas; melaksanakan pergeseran Pos Perbatasan yang belum mencapai + 5 Km dari garis pebatasan RI – PNG sesuai kemampuan, mulai 1 Januari sampai dengan Desember 2009 selama 365 hari di sepanjang perbatasan RI – PNG dalam wilayah sektor Kabupaten Boven Digoel dalam rangka mendukung Ops Kolak Ops Rem 174/ATW.           

Pada kesempatan kunjungan, Pangdivif 1/Kostrad menyampaikan beberapa arahan agar unsur Pimpinan senantiasa memperhatikan tentang aspek pemeliharaan moril dan disiplin Anggota dalam penugasan serta aspek militasi keprajuritan. Selain itu, agar seluruh jajaran Satgas memanfaatkan keberadaan aparat maupun instansi terkait di daerah operasi dalam rangka pencapaian Tupok melalui koordinasi dan kerja sama yang baik; mengoptimalkan Sistem komunikasi yang ada untuk selalu berhubungan antar Kotis dan Pos maupun antar Pos dengan Pos ataupun dengan instansi terkait di daerah operasi serta menggunakan persandian dan tatacara komunikasi Militer; tetap waspada dan tetap mengutamakan faktor keamanan serta pengamanan, jangan terlena oleh situasi dan kondisi yang mungkin biasa-biasa/aman-aman saja; agar seluruh anggota memiliki  kebanggaan untuk melaksanakan tugas dengan baik di daerah operasi.

KOSTRAD

KOMANDO CADANGAN STRATEGIS ANGKATAN DARAT

MARKAS KOSTRAD
Jl. Merdeka Timur No.3
Jakarta Pusat
Indonesia